

PASURUAN – Dalam rangka menjaring minat serta mempersiapkan mental dan fisik generasi muda untuk mengabdi kepada negara, SMA Walisongo Gempol resmi menjalin kerja sama strategis dengan Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Pasuruan. Kerja sama ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para siswa mengenai tahapan seleksi Polri, mulai dari jalur Akpol, Bintara, hingga Tamtama.
Tim sosialisasi dari Polres Pasuruan menekankan bahwa proses rekrutmen Polri mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Para siswa diberikan edukasi bahwa masuk menjadi anggota Polri tidak dipungut biaya sepeser pun, guna menghapus stigma negatif dan praktik percaloan di masyarakat.
Selain sosialisasi administratif, kerja sama ini juga mencakup poin-poin penting terkait pembinaan awal:
Sosialisasi Syarat Administrasi: Penjelasan mendalam mengenai dokumen yang diperlukan dan kriteria fisik dasar.
Motivasi Psikologi: Memberikan dorongan mental agar siswa memiliki rasa percaya diri dan integritas tinggi.
Bimbingan Fisik: Arahan mengenai pola latihan fisik yang benar, seperti lari, push-up, dan pull-up, agar sesuai dengan standar penilaian Polri.
Kepala Sekolah SMA Walisongo Gempol menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk pengembangan karier bagi siswa kelas XII. "Kami ingin memberikan wadah bagi siswa-siswi yang memiliki cita-cita menjadi polisi agar mereka siap sejak dini, baik secara wawasan maupun kesiapan fisik," ungkapnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan putra-putri terbaik dari Gempol, khususnya siswa SMA Walisongo, dapat bersaing secara maksimal dalam seleksi nasional mendatang dan berkontribusi bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Anda dapat memberi tahu teman Anda tentang kami dan kualitas karya kami di berbagai media sosial