

MOJOKERTO – Semangat pelestarian lingkungan ditunjukkan oleh puluhan pelajar yang tergabung dalam Himpunan Musyawarah OSIS (HIMO) bersama komunitas Siswa-Siswi Lestari Alam SMA Walisongo Gempol. Pada [Kamis, 14 Mei 2026], mereka menggelar aksi kolaboratif bertajuk "Clean Up & Reboisasi" di kawasan wisata Coban Centong, Pacet, Mojokerto.
Kegiatan ini bukan sekadar tamasya biasa, melainkan bentuk dedikasi nyata generasi muda terhadap kelestarian ekosistem hutan di lereng Gunung Penanggungan.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan menyisir area aliran sungai dan jalur pendakian menuju air terjun. Para siswa dengan sigap memunguti sampah plastik dan limbah non-organik yang ditinggalkan pengunjung.
Setelah area dipastikan bersih, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi reboisasi. Puluhan bibit pohon produktif dan pelindung ditanam di titik-titik rawan longsor serta area gundul di sekitar Coban Centong.
"Kami ingin membuktikan bahwa pelajar tidak hanya pandai berorganisasi di dalam kelas, tapi juga harus peka terhadap kondisi bumi. Coban Centong adalah aset alam yang harus kita jaga bersama," ujar perwakilan dari HIMO di sela-sela kegiatan.
Selain aksi fisik, kegiatan ini menjadi ajang edukasi lapangan bagi siswa SMA Walisongo Gempol. Mereka belajar mengenai pentingnya daerah aliran sungai (DAS) dan peran akar pohon dalam menjaga ketersediaan air tanah.
Poin-poin penting dalam kegiatan ini antara lain:
Pengumpulan Sampah: Memilah sampah plastik untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir agar tidak mencemari air terjun.
Penghijauan: Penanaman bibit pohon untuk mencegah erosi tanah di area perbukitan.
Solidaritas: Mempererat hubungan antar-pengurus OSIS dan anggota komunitas pecinta alam melalui kerja sama tim di alam terbuka.
Kepala Sekolah SMA Walisongo Gempol mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif mandiri para siswanya. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan global yang dimulai dari aksi lokal.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, kawasan Coban Centong kini tampak lebih asri. Namun, pesan utama dari HIMO dan SMA Walisongo Gempol tetap satu: "Alam bukan warisan nenek moyang, melainkan titipan anak cucu yang harus dirawat dengan sepenuh hati."
Reporter: [Tim Media Sekolah]
Lokasi: Coban Centong, Mojokerto.
Anda dapat memberi tahu teman Anda tentang kami dan kualitas karya kami di berbagai media sosial